Home / Artikel / Wawancara / [Wawancara] ‘ISLAM HARDCORE’ Zine, Padukan Semangat Hardcore dan Komik Islam

[Wawancara] ‘ISLAM HARDCORE’ Zine, Padukan Semangat Hardcore dan Komik Islam

KALI ini akan merepost lagi wawancara yang pernah dilakukan oleh situs konter kultur dengan editor zine komik muslim asal Jakarta, ISLAM HARDCORE ‘zine. Mungkin anda akan bertanya-tanya bagaimana rupa sebuah media yang berbentuk zine, isinya komik, bernuansa Islami, namun ada juga unsur isu-isu scene hardcore yang diangkat disana. Bener-bener gado-gado dan bakal terus penasaran kalau anda nggak download dan baca sendiri versi PDF-nya di akhir wawancara ini.

KK: Bisa kenalkan diri? nama asli? tinggal dimana? usia dan aktivitas sekarang?

IHC: Nama asli Dwi Yunanto. Tinggal di Jakarta. Usia 25-an. Aktifitas pekerja serabutan di dunia gambar-menggambar. Kadang ngerjain proyek komik, ilustrasi, storyboard, dll. Jadi bingung nyebutnya apa. Huehehe.

KK: kenapa pake nickname “straightedge dw” di fesbuk? emangnya anda straight edge? sejak kapan? kalo iya, kenapa memilih gaya hidup straight edge?

IHC: Nickname fb dibuat waktu masih aktif nongkrong bareng anak-anak skinhead dulu. Sampe sekarang ga bisa diganti bang, fb ane error tampaknya, ane berteman dengan banyak ‘begajulan’ skinhead yg suka nawarin rokok/minuman jadi tandain tangan aja dah pake “x”, biar enak nolaknya. Dan alhamdulillahmereka toleran…Itu sejak SMA kelas 2-an kalau ga salah…

KK: Sudah berapa lama berkecimpung di scene hardcore? gimana critanya?

IHC: Lama aktif berkcimpung sampai 2 tahun lalu, saat masih banyak barengan buat dateng ke gigs…Sekarang, temen-temen udah pada sibuk, jadi ikutan sibuk juga…Huehehe…

KK: Punya band? apa? sudah punya rilisan? bisa ceritakan tentang band kamu (kalo punya)?

IHC: Punya band tapi dulu sekali. Ada dua band malah, yang satu model Me First & The Gimme-gimmes (yang ini cuma buat fun aja), yang satu lagi band Oi! Campur-campur, ada ska-nya, hardcorenya, rocksteady-nya, thrash, malah kadang nge-grind…dll… Rilisan cuma pernah ikut kompilasi bareng Sosial-sosial, Marjinal dkk…. Nama kompilasinya lupa judulnya, kasetnya juga lupa naruhnya dmn. Huehehe. Nama bandnya “Intisari”, pernah denger? Terinspirasi dari nama ‘jamu’ yg memabukkan khas skinhead-skinhead Jakarta…

KK: “Intisari”? pernah denger,… barusan. Hehehe. Btw, sejak kapan kamu interest ke komik? apa yang menginspirasi kamu bikin zine komik Islam Hardcore?

IHC: Serius ngomik sejak semester dua kuliah, kebetulan ikut-ikut aja ada semacam UKM “ilegal” gitu, tapi ternyata banyak ilmu di dalamnya…Islam Hc terinspirasi dari keprihatinan ane di dunia perkomikan yang banyak di isi karya-karya kaum liberalis, dan kayaknya belum ada counternya. Dari situ munculah ide bikin zine komik ini,

KK: Trus gimana respon temen-temen selama ini tentang zine kamu itu?

IHC: Alhamdulillah, respon mereka bagus…Banyak yang support, malah pada nagih edisi selanjutnya mulu…Huehehe.

KK: Kenapa nggak dicetak hardcopy aja?

IHC: Awalnya Islam Hc emang dicetak hard copy (tepatnya potokopian… Huehehe). Tadinya dari keinginan iseng-iseng buat sedekah tapi kepengen juga gimana caranya, biar sedekah ini bisa mengajak orang lain bersedekah juga. Akhirnya dicetaklah Islam Hc 1 dan dibagikan gratis. Makanya banyak pesan-pesan buat menyuruh sedekah disitu

KK: Zine kamu sangat bermuatan dakwah. apa yang membuatmu milih dakwah lewat zine komik?

IHC: Dakwah lewat komik karen selain hobby, juga karena kelemahan ane kalo dakwah secara verbal. Kadang-kadang ane sedikit gagap bang…Huehehe, makanya intreview kerja ngga lolos-lolos.

KK: Dalam hal ilmu agama, siapa yang paling menginspirasi kamu?

IHC: Pastinya Rosululloh Saw, huehehe.., terus Imam Syafi’ie, Syeh Ahmad Yassin. Beliau ini yang menyadarkan ane kalo keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berdakwah. Lalu Khalifah Umar. Dan yang baru-baru ini ane ikutin tuh Ust. Yusuf Mansur, dan ustad-ustad lokal lainnya yang keren-keren.

KK: Bisa ngasih komentar tentang 3 hal berikut ini :

  1. Pluralisme agama
    b. Rokok
    c. Cewek berjilbab pake baju ketat.

IHC: a) Menurut ane pluralisme itu tidak perlu ada, Islam sudah jelas mengatur batas-batas toleransi muslim dengan agama lain. Dan mungkin agama lain pun begitu juga. Kita tinggal menyesuaikan aja, saling menghormati satu sama lain. Ga perlu disatuin, yang ada malah dengan alasan pluralisme malah ga toleran sama agama lain. Contohnya mau jadi muslim yang kaffah malah dicap katro. Apa toleran kalo seperti itu? Makin lama makin ranculah perbedaan pluralisme dengan atheisme…
b) Ane setuju kalo rokok difatwakan HARAM, karena rokok merusak kesehatan pemakainya skaligus orang-orang diskitarnya. Kalo ane boleh berijtihad, ane pikir malah dobel dosanya. Dosa menganiaya diri sndiri sekaligus merusak kesehatan orang lain.
c) Kalo cewek berjilbab pake baju ketat, menurut ane perlu “ditertibkan” huehehe… Karena dari pendapat ustad-ustad yang sering diskusi bareng ane, mereka berpendapat bahwa hijab itu bukan hanya buat nutupin kepala aja, tapi juga seluruh tubuh, lagipula dilarang juga kan pakaian yang mengumbar bentuk tubuh apalagi wanita yg setiap lekuk tubuhnya dpt memicu fitnah. Ane setuju dengan pendapat mereka.
KK: Kasih pesan-pesan terakhir untuk penutup interview dong… 

IHC: Jangan takut buat berdakwah. Gunakan seluruh potensi yang kita penya buat berdakwah. Kalaupun kita punya kelemahan dalam dakwah secara umum (contohnya masalah verbal seperti ane) maka kembangkanlah potensi lainnya. Pasti kita punya. Teruslah belajar supaya dakwah kita ga menyesatkan bagi yang didakwahi. Dan yang terpenting, jagalah keikhlasan dalam berdakwah…Ikhlas karena Alloh saja, jangan sampai berubah niat (karena akhwat, dunia, dll) buahaya!!…Huehehe… (^.^)v .Udah gitu aja deh bang…

KK: ok, tengkyu ya bro.. wassalamualaikum wrwb

IHC: Wa’alaikumussalam wrwb.*[sumber: KK]

 

Download link :

http://www.mediafire.com/download/ryb3fkxqxqag63n/103196471-Islam-H%2Ardc%2Ar%2A-1.pdf

 

2 comments

  1. izin download mas, buat di print dan disebar luaskan gpp?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *