Home / Artikel / Wawancara / [Wawancara] Hijrahnya Themfuck ‘ex-JERUJI’ Menuju Islam yang Kaffah
Aldonni (foto: www.neighbourlist.com)

[Wawancara] Hijrahnya Themfuck ‘ex-JERUJI’ Menuju Islam yang Kaffah

Berikut ini PUNK MUSLIM memposting ulang wawancara yang dilakukan editor SUB CHAOS ZINE kepada Themfuck alias Aldonny terkait hijrahnya beliau kepada Islam. Selamat menyimak!

***

Dulu sekitar tahun 98-an saya terkagum-kagum dengan beberapa band punk kota Bandung dalam Kompilasi BANDUNG’S BURNING Vol.1, salah satu diantaranya adalah JERUJI. Kemudian saya lebih terkagum lagi ketika full album JERUJI muncul, hingga musiknya jauh lebih matang ketika album kedua (Lawan) dirilis. Melihat foto-foto vokalisnya, Themfuck, dengan badan penuh tato, karakter vokal yang garang, rasanya sama sekali tidak bisa dipercaya kalau sejak awal tahun 2015 lalu dia memutuskan untuk meninggalkan JERUJI karena alasan yang sangat keren. Iya, jauh lebih keren dari apa yang sudah pernah dia lakukan ketika masih di JERUJI hingga membuat saya terkagum-kagum. Alasan apakah itu? Hijrah ke jalan Allah Swt, untuk bisa lebih totalitas dalam mendekatkan diri kepada-Nya.

Setelah tahu berita itu, saya berusaha mencari kontak dan akun sosial medianya. Dan akhirnya saya bisa berkomunikasi melalui FB dan Whatsapp hingga muncullah dialog ini. Mari kita simak bagaimana pengalaman hijrah laki-laki yang memiliki nama asli Aldonny ini bisa terjadi.

SC: Apakabar?

Aldonny: Baik insyaAlloh

SC: Kami mendengar tentang berita pengunduran diri kamu dari JERUJI beberapa hari lalu. Apa benar? Kami penasaran,.. bisa ceritakan bagaimana kronologis dan alasannya?ya betul sy sudah pensiun ngeband.

Aldonny: Selama masih bareng band beberapa tahun yang lalu saya sudah berhenti mengkonsumsi miras dan rokok, di tahun 2013 saya mulai mendatangi masjid-masjid untuk ikut kajian. Beberapa kali dateng ke majlis ta’lim (forum belajar ilmu agama-red) mulai ada perasaan nyaman di hati. Dampaknya saya jadi lebih sering berada di majelis dan di mesjid ketimbang latian band bersama teman-teman di band. Ketika manggung saya mulai gusar dan galau dan mulai bertanya-tanya apakah yang saya lakukan ini bersama band dibolehkan apa engga menurut syariat? Akhirnya saya memutuskan cuti dari band sambil mencari tahu boleh tidaknya bermain musik menurut syariat. Setelah setaun lebih saya bergelut dengan majlis ilmu, akhirnya jawabannya datang dan di awal 2015 saya memutuskan keluar dari band.

SC: Lalu bagaimana dengan respon teman-teman di band? Bisakah mereka memahami alasan kamu mengundurkan diri?

Aldonny: Respon pertama mereka terkejut tapi mereka mempersilahkan saya untuk cuti asal jangan keluar dari band. Kalaupun ada manggung, pakai additional vocal saja, karena saat itu rasa gusar itu terus menjadi-jadi. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk keluar saja. Teman-teman di band masih melarang saya keluar dari band, tapi karena keputusan saya sudah bulat, akhirnya teman-teman pun merelakan kepergian saya dari band.

SC: Saya kenal JERUJI sudah sejak kompilasi BANDUNG BURNING Vol.1, dan menurut saya JERUJI tanpa Themfuck seperti kehilangan karakter aslinya. Pasti banyak fans JERUJI yang kecewa mendengar ini. Lalu apa pesan-pesan kamu buat mereka?

Aldonny: JERUJI adalah saya. Tapi semua bisa berubah. Saya lebih takut mati dalam keadaan bukan muslim. Selama ini saya telah jauh sama Alloh. Dan buat sahabatku semua, relakanlah saya untuk bertobat, relakanlah saya untuk menjadi manusia yang lebih baik, relakanlah saya untuk bisa bermanfaat bagi agama Islam, alam dan seisinya.

SC: Dulu saat masih di JERUJI, saya ingat betul ada beberapa lagu kalian yang isinya tentang mabok dan maki-makian. Ketika kamu sudah mulai tergerak untuk mendalami agama, bagaimana rasanya menyanyikan lagu-lagu itu ketika show?

Aldonny: Hidup menurut saya adalah gimana caranya untuk bisa menghabiskan waktu dengan bersenang-senang, melakukan segala hal yang saya mau, termasuk mabok, mencari uang sebanyak-banyaknya, dan menjadi orang terkenal. Tapi itu DULU… SEKARANG hidup menurut saya adalah mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya, sabar, bersyukur dan mencari ridho Alloh. Tidak ada lagi show buat saya heheheee…

SC: Kegiatan apa yang mulai kamu tekuni setelah nggak di JERUJI lagi?

Aldonny: Saya sekarang berdagang di bisnis kuliner bakso ramen dengan nama “Baso Mastato”. Sekarang saya menjemput rezeki dan aktif sebagai pengiat di gerakan dakwah “Taman Hidayah” yang aktivitasnya berdakwah di taman-taman kota bandung, Fun Ta’lim di Masjid Istiqomah dan Shift Gerakan Pemuda Hijrah di Masjid Al-Lathiif Bandung.

SC: Mungkinkah suatu hari nanti ‘Themfuck’ main musik lagi dengan konsep band yang lebih “positive”? Ataukah memang sudah benar-benar berpisah dengan dunia musik sepenuhnya selamanya?

Aldonny: Untuk saat ini saya lebih memilih berpikir gimana caranya mengajak lebih banyak anak muda untuk datang ke Masjid dan berbagi nikmat bersama mereka ketika berada di majelis ilmu.

SC: Oh iya, bagaimana respon keluarga kamu  – seperti istri, orang tua, mertua, dll – mengenai perubahan yang kamu alami?

Aldonny: Mereka sangat senang dan menghargai segala perubahan yang saya ambil dan sekarang jadi bisa berada di majelis ilmu bersama keluarga.. Nikmat, Alhamdulillah.

SC: Menarik sekali ngobrol soal ini. Mungkin suatu hari nanti kita sambung lagi obrolannya. Makasih banyak sudah mau meluangkan waktu untuk kami.

Aldonny: Afwan akhi 🙂 Jazakallah khairan kashiran (semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak-red). Barakallahu fiikum (keberkahan selalu atasmu-red).*[]

…………

Kami berkali-kali mendoakan semoga dia diberikan keistiqomahan oleh Allah Swt sampai akhir hayat nanti. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *